Tips Melakukan Open Posisi yang Tepat dalam Forex

Di dalam dunia forex, banyak trader yang kerap melakukan open posisi tetapi tidak sesuai dengan kondisi market seperti menembak burung yang sedang terbang dilangit. Berkali-kali open, namun tetap saja meleset karena open posisi yang dilakukan tidak dapat satu kali langsung menghasilkan profit. Faktor inilah yang dapat Anda jadikan petunjuk untuk menentukan open posisi lebih efisien dan tepat sebab Anda akan membutuhkan transaksi yang dapat menghasilkan profit tanpa harus menunggu lama.

Umumnya, melakukan open posisi yang tak tepat sering terjadi pada trader pemula. Mereka yang baru mengenal forex mengira bahwa dengan mengikuti signal yang diberikan oleh suatu indikator tertentu akan mudah menghasilkan profit yang mereka inginkan. Saat indikator atau strategi yang mereka pakai mengalami kegagalan dalam memberikan sinyal, maka mereka akan menganggap bahwa kedua faktor tersebut sudah tidak dapat lagi digunakan.

Dengan begitu, trader pun akan mencari indikator dan strategi yang lain lagi supaya mereka dapat menghasilkan profit yang lebih besar. Hal ini akan terus terjadi, mencari dan mencari, hingga sampai akhirnya mereka akan putus asa dan berhenti trading forex. (Baca juga: Kelebihan Forex dari Bisnis Lain)

Seperti yang telah diketahui sebelumnya, ada dua hal yang biasa dilakukan oleh setiap trader yakni melakukan analisa teknikal dan fundamental dalam forex trading. Keduanya memang saling berkaitan satu sama lain sehingga tidak dapat dipisahkan begitu saja. Apabila Anda hanya mengetahui saat akan terjadi perubahan spontan, maka akan membalikkan pergerakan harga secara drastis.

Sebaliknya, apabila Anda mengandalkan analisa fundamental saja, maka Anda hanya mampu melakukan secara kira-kira kemana harga akan bergerak hingga Anda mengetahui di saat suatu berita dirilis yang seringkali tidak sesuai dengan hasilnya. Maka dari itu, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan tips melakukan open posisi open posisi yang tepat dalam forex antara lain:

Open Buy

Seringkali banyak trader pemula yang menanyakan kapan waktu yang tepat untuk open buy? Apabila langsung di-buy khawatirnya nanti harga justru menurun. Sedangkan ketahanan pada akun kadang tersisa sedikit untuk menahan dari pergerakan harga. Dan apabila salah open buy, malah membuat Anda semakin stress dan tidak bisa berfikir logis. Lantas, kapan dan bagaimana agar open buy tepat dilakukan?

Memang ada saja trader yang menanyakan open posisi seperti ini. Baik orang yang baru terjun dan belajar forex atau trader yang telah berbulan-bulan berkecimpung di dunia Forex. Namun ada yang paling menarik yaitu saat Anda sedang ingin melakukan open posisi pertama kali. Contohnya saja saat open buy, seringkali Anda harus memutuskan open dengan analisa yang begitu lama. Padahal cukup ikuti arah trend saat ini sesuai dengan kondisi signal pada sistem Anda. Mudah bukan?

Open Sell

Sama seperti pada saat open buy, Anda juga harus memperhatikan arah trend saat ini sehingga dapat tahu kapan harus melakukan aksi jual yang bergantung dari signal yang Anda pakai terhadap sistem trading. Semakin Anda paham akan sistem yang dipelajari, maka akan semakin mengerti kapan harus melakukan aksi jual.

Sebagai contohnya pada saat ini sedang terjadi trend down, dan kebetulan signal pada sistem melakukan aksi cross atau over, maka Anda bisa langsung melakukan aksi sell saat itu juga. Pada saat yang sama, harga akan bergerak fluktuatif, dan membuat pergerakan jadi tidak menentu. Perlu di ingat, Anda harus tetap pada satu tujuan yakni mengikuti rule sistem yang Anda gunakan. Lakukan aksi jual saat terjadi cross atau over, dan jangan sampai lakukan apapun saat tidak terjadi sinyal.

Mungkin Anda akan bertanya, kapan Anda dapat melakukan open yang lebih tepat? Jadi dapat disimpulkan bahwa open buy ataupun open sell akan langsung benar tanpa harus mengalami floating. Nah, kalau Anda menanyakan seperti ini, jawaban yang paling simpel ialah Anda harus mengerti dan memahami karakteristik dari market itu sendiri. Dan satu hal yang terpenting dan harus terus di ingat yaitu jangan lupakan dari sinyal sistem Anda.

Lihatlah Trend

Telah dikatakan berulang kali sebelum melakukan transaksi, Anda harus pintar memprediksi trend. Analisa mengenai trend memang bernilai mutlak dilakukan sebelum Anda melakukan suatu transaksi. Jangan sampai Anda melakukan open posisi saat tidak tahu arah trend. Percayalah pergerakan hari ini akan membuat Anda frustasi dan stres karena awalnya tidak mengetahui prediksi pergerakan harga yang sedang terjadi.

Setelah Anda sudah benar-benar mengetahui dan memahami maka yakinlah apa yang Anda lakukan itu adalah benar. Jadi jangan mudah percaya dengan analisa apabila dasar yang Anda lakukan meragukan. Pastikan prediksi yang Anda gunakan saat itu benar-benar meyakinkan dan dapat dipertanggungjawabkan nantinya.

Persiapkan Money Management

Faktor Inilah yang menjadi nyawa akun setelah Anda sudah mengetahui pergerakan trend dengan penglihatan prediksi. Tanpa adanya MM, maka dapat dipastikan transaksi akan berjalan tak menentu. Sudah pasti jika suatu transaksi yang terorganisir dibuat dengan mempersiapkan manajemen yang tepat. Maka dari itu, tanpa adanya money management, trading yang Anda lakukan akan sia-sia.

Money management sendiri terkadang tidak dipedulikan oleh sebagian trader yang justru menggunakan transaksi yang besar. Tapi sayangnya, mereka sering berbangga hati dapat open posisi dengan volume super. Alasan mereka adalah agar profit atau hasil yang didapatkan pun jauh lebih besar dan cepat balik modal.

Sebenarnya persepsi mereka benar adanya, namun kalau tidak mengindahkan risiko dibalik itu, maka konsistensi trading yang Anda lakukan tidak akan bertahan lama. Padahal nyatanya Anda ingin bisa trading santai dan nyaman? Bukankah dapat trading dengan konsisten lebih menyenangkan daripada dapat open posisi dengan besar tapi esok paginya justru terjadi Margin Call. Faktor tersebut inilah yang perlu dicermati sebelum Anda melakukan new order.

Jelas Sistemnya

Apabila trading mengambil contoh sistem dari luar contohnya pada forum, atau website-website forex pasti bisa dilakukan oleh trader. Tetapi, dengan menemukan sistem yang sudah diuji sendiri adalah yang paling penting, bukan yang pernah dilakukan dan diuji oleh orang lain. Meskipun orang lain dapat sukses dengan sistem tersebut, belum tentu Anda juga dapat menghasilkan keuntungan pula yang sama. Jadi, sebaiknya pelajari sistem yang sudah Anda buat sendiri, dan gunakan dalam jangka waktu tertentu.

Uji coba sistem memang tidak dapat dikategorikan harus sampai kapan lamanya. Tetapi seberapa profitkah Anda menggunakannya dalam jangka waktu tertentu. Apabila Anda telah mendapatkan profit yang konsisten selama 1 minggu tanpa mempunyai potensi resiko yang berbahaya, maka 1 minggu itu sudah dapat digunakan sebagai uji coba.

Begitu pula sebaliknya, apabila selama beberapa bulan, sistem masih saja menunjukkan unsur resiko yang cukup berbahaya, maka percobaan akan terus dilakukan sampai drawdown menjadi kecil. Nah, maksud dari sistem yang jelas ialah yang telah diuji coba oleh para trader hingga memiliki risiko yang minimal.

Post A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *