Pengertian GAP Analysis dalam Trading Forex

Siapa yang belum mengenal atau setidaknya belum tahu sama sekali tentang GAP ini? Nah pada kesempatan kali ini, kita akan bahas secara tuntas pengertian GAP analysis dan beberapa jenisnya. Bila Anda trader dengan pair USD pastinya diawal perdagangan Anda akan sering atau sesekali pernah menjumpai GAP ini dalam Chart yang Anda gunakan, atau seperti sebuah kesenjangan/jarak/ruang kosong dalam chart trading Anda.

Pada dasarnya GAP adalah salah satu celah kosong yang biasa Anda lihat didalam chart, yang muncul dikarenakan adanya ketidaksamaan pada harga pembukaan dan harga penutupan pada candle satu dengan yang lainnya. GAP ini biasa akan terisi kembali oleh pergerakan harga, namun pada kenyataannya tidak semua GAP yang terbentuk bakal kembali terisi lagi. Dan ada masanya GAP ini tidak mesti tertutup serta ada masanya ketika GAP ini bakal menjadi support/resistance yang baru. (Lihat juga: Cut Loss dalam Trading)

Nah, disaat seperti inilah Anda sebagai trader harus benar-benar bersabar, terlebih lagi Anda dituntut untuk lebih cermat dalam mengamati peristiwa dan kondisi market, karena hal ini dapat dimanfaatkan menjadi salah satu strategi dalam mendapatkan keuntungan. GAP biasanya bisa terjadi saat membanjirnya aktifitas perdagangan/jual beli dalam satu waktu.

Untuk mengenal lebih dalam mengenai pengertian GAP analysis, akan kami bahas bagian-bagiannya, sehingga bagian-bagian ini bisa menjadi perhatian utama saat sedang ber-trading.
GAP terdiri dari 3 bagian, berikut penjelasannya.

BREAKAWAY GAP
Salah satu GAP yang pada saat harga telah menembus trading range, dalam memahami yang satu ini tidaklah susah, bila pada waktu ada harga yang telah bergerak dalam range harga spesifik dalam sebagian periode dan telah terjadi breakout. Timing breakout kebawah akan menjadi harga resistance dan serta breakout ke atas akan menjadi harga support.

Breakaway GAP ini lebih simple lagi adalah gap yang terjadi bersamaan dengan sebuah reversal maupun pembalikan dari trend harga. Maka dari itu, breakaway ini berada pada awal sebuah trend, tipe pengertan GAP analysis yang satu ini tidak selalu terisi kembali, dan bahkan sering bertindak sebagai titik area support maupun tresistance.

RUNAWAY GAP
Dalam satu teori menyampaikan runaway GAP ini menjadi salah satu ukuran berapa lama trend akan berhenti. Lalu dengan demikian, begitu susah untuk memperhatikan kondisinya, tapi waktu benar-benar berjalan, hal itu membuat kita harus sadar bahwa waktu akan lakukan transaksi yang mengisyaratkan kita mesti lebih “siaga waktu” lakukan transaksi/eskekusi.

EXHAUSTION GAP
Salah satu GAP dimana harga telah bergerak mendekati titik akhir dari sebuah trend harga yang turun maupun naik. Bahkan juga seringkali sinyal yang terlihat memberikan pertanda bila trend telah selesai.

Dengan adanya hal ini lalu kita bisa ambil kesimpulan bila GAP dapat digunakan sebagai referensiu untuk memastikan tujuan harga yang kita kehendaki. Dari data akan disampaikan bila GAP dapat digunakan meski tidak bisa dalam kondisi yang betul-betul mask 100%. Jadi jika ingin jadikan GAP ini sebagai pemasti tujuan harga, sebaiknya Anda memang memakai analisa fundamental serta analisa teknikal dalam memperkirakan kemana arah pentupan GAP ini akan berlangsung. Jika memang tak berlangsung semestinya trader juga mentyiapkan senjata atau planning kedua dalam mengatasinya.

Sebenarnya dalam history chart dalam pair manapun akan banyak terlihat GAP seperti diatas, namun satu hal lagi yang terpenting adalah kembali ke gaya trading dari masing-masing trader. Apakah akan memanfaatkan GAP sebagai strategi atau hanya sebagai penunjuk, semua kembali ke gaya bertrading kita sendiri-sendiri. Semoga artikel tentang pengertian GAP analysis ini bisa membantu Anda dalam bertrading, -salam profit-

Post A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *